Forbidden Love Part III


forbidden love

 

Title : Forbidden Love

Author : Heena Park

Ratting : PG-15

Genre : Romance, Sad, Marriage Life

Lenght : Multichapter

Main Cast :

-Shin Hee Ra

-Kim Jong In

-Do Kyungsoo

-Park Chan Yeol

-Park Wo Bin

 

 

Chapter III

 

 

“Apa? Kau sudah gila ya!” teriakkan So Ra yang begitu kencang terngiang hampir diseluruh sudut kantin kampus. Wanita berbadan subur itu menarik-keluarkan napasnya, berniat untuk menenangkan diri.

Siapa yang tidak terkejut jika mendengar sahabatnya akan menikah dalam waktu dekat hanya karena motif sakit hati pada seseorang?

“Tidak, tidak, kau tidak boleh melakukan itu Shin Heera. Aku akan mematahkan kakimu jika kau melakukannya! Lagipula bagaimana caranya kau membalas dendam pada Chan Yeol menggunakan pria itu? Kau benar-benar, ahh!”

Hee Ra menumpukan wajahnya pada kedua lengan yang sejajar di meja kemudian menekuknya, “Ahh, aku sudah terlanjur menerima tawaran pria itu,” ia berhenti sebentar dan memasang wajah melas, “aku tidak tahu apakah bisa membatalkannya atau tidak,” lanjutnya pasrah.

“Tolong, kepalaku hampir pecah, tolong,” So Ra memegangi kepalanya frustasi. Ia benar-benar tidak mengerti apa yang ada dalam pikiran Hee Ra saat itu.

“Ya! Kwon So Ra kau bersikap terlalu berlebihan.”

So Ra menajamkan pandangannya ke arah Hee Ra, “Berlebihan katamu? Ku rasa kau sudah benar-benar gila. Bagaimana mungkin menikah dengan pria yang tidak kau ketahui seperti apa dia sebenarnya bisa disebut biasa saja? Kau tahu, seharusnya responku lebih dari ini, hanya saja aku sedang lapar, jadi aku tidak melakukannya.”

Hee Ra membulatkan mulutnya setelah mendengar jawaban So Ra. Apakah yang ada dalam otak gadis ini hanya makan, makan, dan makan? Benar-benar membuat frustasi.

“Aku tidak mau tahu, kau harus membatalkan pernikahan itu,” So Ra berdiri dan menarik dagu Hee Ra agar gadis itu menatap kedua matanya, “lagipula apa yang akan kau katakan pada ayah dan ibumu?” sahutnya sebelum Hee Ra bergerak melepaskan diri.

Benar. Perkataan So Ra memang benar. Ia yakin pasti kedua orang tuanya akan berpikir yang tidak-tidak jika mendengar bahwa Hee Ra akan segera menikah. Mereka pasti mengira bahwa Hee Ra selingkuh dari Chan Yeol dan hamil di luar nikah dengan pria lain, karena sepengetahuan orang tuanya, ia sedang menjalin hubungan dengan Chan Yeol, bukan Jong In.

 

Hee Ra memutuskan panggilannya dengan So Ra. Gadis berambut hitam itu sudah berdiri tepat di depan pagar besi yang besar dan tinggi menutupi rumah mewah di belakangnya.

Security yang awalnya duduk manis di tempatnya-pun terbangun begitu melihat Hee Ra berada di sana.

“Ada yang bisa saya bantu?” ujar security yang baru saja menghampirinya.

Hee Ra menggigiti bibir bawahnya, itu adalah salah satu kebiasaan lama yang tidak bisa ia hilangkan, kebiasaan itu selalu muncul ketika ia sedang gugup.

“Apakah.. Kim Jong In berada di rumah? Aku sudah membuat janji dengannya.”

Security tadi mengeluarkan walky talky yang bersarang di celananya. Ia mencoba menghubungi seseorang. Setelah bercakap-cakap selama beberapa detik akhirnya security tersebut membuka pintu gerbang dan mempersilahkan Hee Ra untuk masuk.

Matanya langsung membulat takjub begitu melihat bagaimana bentuk asli dari rumah Jong In. Hee Ra merasa ingin pingsan sekarang. Ia tidak pernah melihat rumah sebesar dan sebagus ini secara langsung.

Ia berpikir bahwa rumah semacam itu hanya ada dalam serial drama seperti ‘Boys Over Flowers’ dan semacamnya. Tapi percaya tidak percaya, nyatanya rumah Jong In tidak jauh berbeda dari rumah dalam serial drama tersebut.

Apakah Jong In adalah jelmaan dari Goo Jun Pyo di dunia nyata?

 

Picture-2

 

Ia masih terpesona pada bangunan berlantai dua yang kini terpampang jelas di hadapannya. Sekaya apakah pria itu hingga bisa membuat rumah nampak seperti istana? Benar, istana. Hee Ra lebih suka jika menyebut tempat ini sebagai istana.

Hee Ra berjalan pelan menikmati keindahan pada setiap sudut halaman rumah Jong In. Matanya benar-benar dimanjakan dengan bangunan megah yang kini berada tepat di depannya, bahkan rumah Chan Yeol yang menurutnya sudah bagus-pun ternyata tidak lebih mewah dari rumah yang berada dihadapannya saat ini.

“Sampai kapan kau akan terpesona seperti itu, Nona Shin Hee Ra?”

Hee Ra tersontak mendengar suara seorang pria, lamunannya buyar dan berusaha mencari darimana asal suara tersebut.

Jong In berdiri tepat di belakang Hee Ra dengan kemeja putih dan jas hitam serta kedua tangan yang dimasukkan dalam saku celana. Ia yakin pasti banyak gadis yang menyukai Jong In. Ia tampan, kaya, dan sangat modis, siapapun yang melihat Jong In pasti langsung jatuh cinta sejak pandangan pertama.

“Ikutlah denganku, kita bicarakan saja di dalam.” Jong In menggerakkan kepalanya ke rumah dan sedetik kemudian berjalan mendahului Hee Ra.

Mereka masuk melalui pintu utama dan langsung disambut oleh sebuah air mancur kecil yang berada di tengah ruangan kosong tersebut. Lagi-lagi Hee Ra tidak bisa menyembunyikan ketakjubannya pada Jong In.

 

jonginhome2

 

“Kau tidak perlu bersikap seperti itu, sebentar lagi kau juga akan tinggal di sini.” Jong In melirik Hee Ra sebentar dan berjalan ke arah air mancur tersebut.

Hee Ra memicingkan matanya. Ia tidak akan pernah tinggal di sini, lagipula ia ingin membatalkan pernikahannya dengan Jong In bukan?

“Aku akan mengajakmu berkeliling rumah dulu.” Jong In melanjutkan perjalanannya dan berhenti di depan ruang makan.

 

jonginhome3

 

Terlihat tiga orang wanita sedang menyiapkan makanan di sana, bukan hanya satu makanan namun sangat banyak. Apakah akan ada tamu?

“Setelah ini kau bisa makan, aku sudah menyiapkannya.” Jong In memandang Hee Ra tepat ketika gadis itu menutup mulutnya dengan telapak tangan, “kenapa kau bersikap seperti itu?” sambung Jong In.

Hee Ra menggeleng, “Tidak…aku tidak apa-apa…”

Ia benar-benar tidak bisa membayangkan jika tinggal dalam rumah sebesar ini. Suami yang tampan, rumah besar, hidup kaya raya. Tapi ingat, tujuannya ke sini bukanlah untuk itu, melainkan untuk membatalkan pernikahannya dengan Jong In.

Mereka kembali berjalan, kali ini Jong In membuka pintu yang berada di lantai dua, “Ini adalah kamarmu,” ia berhenti sebentar dan minggir sebentar untuk membiarkan Hee Ra masuk, “Jika kau tidak suka dengan barang-barang di sini, aku akan menggantinya.”

jonginhome6

 

Ia mendorong punggung Hee Ra ke arah kamar mandi dan cukup sudah. Lagi-lagi Hee Ra terpesona pada setiap detil ruangan dalam rumah Jong In. Otaknya benar-benar tidak bisa menerima, bagaimana mungkin tempat ini bisa disebut rumah? Ini adalah istana dalam dunia nyata.

 

jonginhome7

 

Hee Ra bahkan bisa saja menghabiskan waktu seharian dalam kamar mandi jika rumahnya sepert ini. Sungguh beruntung gadis yang nantinya menjadi istri Jong In, hidupnya pasti sangat terjamin.

“Jadi sekarang ikutlah aku ke ruanganku, kita bicarakan tentang pernikahan kita.”

Pernikahan…

Setiap kali mendengar kata itu, entah mengapa seluruh tubuhnya seakan bergetar dengan sendirinya. Hati dan jiwanya seolah bergejolak. Persepsi tentang indahnya pernikahan kini berubah menjadi sesuatu yang kelam bagi Hee Ra, terutama saat ia mendapatkan undangan dari Chan Yeol.

Nampak dua orang pria berjas dan kacamata hitam di depan kamar. Salah satu dari keduanya buru-buru membukakan pintu ketika Jong In sudah mendekat. Lalu tanpa menoleh sedikitpun, Jong In langsung masuk ke kamarnya dan duduk pada sofa yang terletak tidak jauh dari ranjang

 

jonginhome1

 

Kamar Jong In berkali-kali lebih besar dari kamarnya. Di dalam sana terdapat kasur, kursi, beberapa meja, lampu, televisi, dan banyak benda lain, bahkan ada sebuah perapian kecil yang menjalar menjadi cerobong asap di dalam kamarnya.

Hee Ra tidak duduk di sofa, ia tetap berdiri dan membulatkan kedua telapak tangannya mencoba untuk menyiapkan keberanian untuk mengatakan maksudnya datang kemari.

“Kim Jong In..”

Bagus, ia sudah berhasil mengeluarkan suaranya untuk memanggil pria itu.

“Ya?”

“Sebenarnya… sebenarnya maksudku datang ke sini.. adalah untuk membatalkan rencana pernikahan gilamu itu!”

Jong In tertawa kecil dan memegang keningnya sebentar, “Lelucon macam apa ini? Aku tidak akan membiarkan itu terjadi.” Jong In berdiri dan hendak menarik lengan Hee Ra, namun sungguh sayang karena gadis itu telah lebih dahulu berlari dan keluar dari kamar.

Jong In menyuruh semua bodyguardnya untuk menangkap Hee Ra, namun tidak ada satupun yang berhasil. Hingga akhirnya tepat ketika Hee Ra akan melangkahkan kakinya keluar rumah, Jong In berpura-pura terjatuh dan kesakitan.

Arggh! Jantungku, kepalaku, aku bisa mati arghh!”

Hee Ra menghentikan langkahnya, ia mendengar teriakkan Jong In. Begitu berbalik ternyata pria itu telah tersungkur di lantai dan terlihat beberapa bodyguardnya sedang berusaha untuk menolong.

Hee Ra buru-buru menghampiri Jong In dan memindahkan kepala pria itu ke atas pahanya. Wajahnya berubah cemas begitu mengetahui Jong In sedang kesakitan.

“Ku mohon Shin Hee Ra, menikahlah denganku ahhh,” ucapannya terputus, Jong In mencoba meraih tangan Hee Ra dan menggenggamnya erat. “Aku.. aku menderita wealth loss phobia, jadi menikahlah denganku!”

Apa?

Apa katanya barusan?

Phobia macam apa itu?!

Hee Ra menggeleng, “Kau, mana ada phobia seperti itu!”

Jong In menggerutu, “Aku yang merasakan phobianya, jadi aku tahu kalau phobia seperti itu memang benar-benar ada,” gumamnya lalu kembali merintih kesakitan.

Hee Ra membuang napasnya berat. Ia tahu jika menolak permintaan Jong In maka pria itu akan kehilangan semua kekayaannya, seperti yang dikatakan oleh Jong In kemarin. Namun jika ia benar-benar melanjutkan pernikahan gila tersebut, apa yang harus ia katakan pada kedua orang tuanya?

“Shin Hee Ra, ku mohon…” Jong In menempelkan kedua telapak tangannya sambil memohon pada Hee Ra.

Perubahan sifat Jong In benar-benar membuatnya meleleh. Awalnya pria itu bersikap amat dingin dan menyebalkan, dan di saat seperti ini, saat ia membutuhkan Hee Ra dan hampir kehilangan seluruh kekayaannya, barulah Jong In bersikap manis penuh harap.

Jong In bangkit dan duduk tepat di depan Hee Ra, “Aku benar-benar membutuhkanmu Shin Hee Ra. Hanya kau yang nenek inginkan. Aku berjanji akan memberimu apapun jika kau mau melakukannya…”

 

Hee Ra menggigit kecil bibir bawahnya mendengar setiap kata yang keluar dari mulut ibunya melalui telepon.

“Kau ini kenapa? Kenapa mendadak begini? Kau tidak melakukan hal negatif kan? Apa kau selingkuh dari Chan Yeol dan—”

“Mama!”

Telinganya sudah panas mendengar ibunya bergumam tanpa henti. Sedetik setelah Hee Ra mengatakan bahwa akan segera menikah dengan Jong In, tanpa permisi ibunya langsung mengatakan hal-hal yang bahkan tidak Hee Ra mengerti.

Selingkuh, hubungan gelap, hal negatif. Ia tahu bahwa ibunya akan terkejut, namun ia tidak mungkin memberitahu apa alasan sebenarnya.

“Aku tidak hamil, aku tidak berselingkuh! Lagipula.. Chan Yeol juga akan menikah. Kami sudah putus sejak lama dan setelah itu aku berpacaran dengan Jong In.”

“Apa? Lama apanya? Baru sebulan lebih beberapa hari yang lalu kalian datang ke rumah. Kau dan Chan Yeol.”

Bodoh. Ia lupa soal itu.

“A..apa? Itu.. Bukankah itu sudah terjadi tiga bulan yang lalu? Mama pasti lupa.”

“Shin Hee Ra…”

Hee Ra mendesah berat, “Ayolah ma, aku berani bersumpah bahwa Jong In seribu kali lebih baik daripada Chan Yeol!.” Setidaknya Jong In bukan type pria yang tiba-tiba menghilang dan kembali dengan membawa undangan pernikahan

Shin Min Young akhirnya menyerah, ia mendengus dan kembali berbicara, “Baiklah, kalau begitu bawa dia pada mama. Ok?”

Hee Ra menganggukkan kepalanya walaupun ia tahu bahwa Shin Min Young tidak akan bisa melihat itu, “Baiklah ma, aku akan mengajaknya bertemu dengan mama dan papa,” jawab Hee Ra kemudian memutuskan panggilannya.

“Apa kata ibumu?” So Ra yang baru saja kembali dari dapur segera duduk di samping Hee Ra.

“Dia menyuruhku untuk membawa Jong In kesana. Ia menghempaskan punggungnya pada badan sofa, “Aku tidak yakin Jong In mau melakukan itu,” lanjutnya cemas.

“Cobalah saja dulu. Bukankah Jong In sendiri yang bilang bahwa dia akan memberimu apapun jika mau menikah dengannya? Seharusnya dia mau menemui ibumu.”

Hee Ra mengkerutkan keningnya, “Tunggu dulu… Kau, bukankah kemarin kau tidak merestuiku menikah dengan Jong In? Kenapa hari ini kau malah..”

So Ra mengibaskan telapak tangan kirinya, “Tidak. Aku bukannya merestuimu menikah dengan Jong In, tapi setelah ku pikir-pikir memang tidak ada salahnya kau menikah dengannya, lagipula siapa tahu kau bisa benar-benar jatuh cinta pada Jong In dan melupakan Chan Yeol.”

Hee Ra sedikit kaget mendengar perkataan So Ra tentang jatuh cinta pada Jong In dan melupakan Chan Yeol. Tidak, ia tidak akan pernah jatuh cinta dengan Jong In. Namun untuk melupakan Chan Yeol, ia berharap hal itu benar-benar akan terjadi.

Hee Ra mengambil ponselnya yang tergeletak pada meja kecil di samping sofa. Menekan kontak dan mencari nama Jong In kemudian mengirimkan pesan.

To : 김종인

“Temui aku di depan toko dekat pertigaan rumahku pukul 3 sore. Jangan bawa bodyguardmu. Penting!”

“Jadi apa?” Jong In memandang Hee Ra yang kini telah duduk di sampingnya.

“Kau tidak membawa bodyguardmu kan?” Hee Ra menggerakkan kepalanya ke kanan, kiri, depan, dan belakang, takut jika Jong In membawa bodyguardnya.

Jong In mendengus dan memegang kepala Hee Ra agar gadis itu berhenti bergerak-gerak tak jelas, “Ya, aku sudah bilang bahwa tidak membawa bodyguard. Jadi kita mau apa?”

Hee Ra melepaskan tangan Jong In dari kepalanya. Pria ini selalu bersikap semaunya sendiri. Persepsi tentang betapa beruntungnya gadis yang menjadi istri Jong In kini mulai memudar dari pikiran Hee Ra karena pada kenyataannya Jong In sangat menyebalkan.

“Kita… pergi ke Busan dan temui orang tuaku. Aku tidak akan menikah denganmu jika kau tidak melakukannya.”

“Apa?!”

 

 

Sudah pukul 3 sore. Chan Yeol mengenakan dasi kupu-kupu dan sepatu hitam mengkilatnya. Seorang pria berusia dua tahun lebih tua darinya sudah berdiri di ambang pintu dan berkali-kali memanggil namanya.

Setelah merasa cukup, Chan Yeol berdiri dan menghampiri pria itu. Pakaian dan penampilannya bagus, namun hatinya tidak. Ia belum siap jika harus menikah dengan gadis pilihan ibunya.

Choi Ha Neul—Gadis itu memang cantik menawan, ia perfectionis. Namun itulah yang tidak Chan Yeol sukai. Gadis itu selalu menganggap dirinya paling baik di antara gadis lainnya di seluruh dunia. Walaupun pada kenyataannya Ha Neul adalah teman masa kecil dan bahkan salah satu gadis yang dulu pernah membuatnya jatuh cinta, namun Chan Yeol tetap saja tidak bisa menerima perjodohan ini.

“Belum terlambat, kau bisa menghentikan pernikahan ini dan meminta maaf pada kekasihmu.” Park Wo Bin menepuk pundak Chan Yeol. Ia adalah sepupu Chan Yeol yang sama-sama harus menerima perjodohan karena tidak berniat untuk melanjutkan perusahaan.

“Kau tidak boleh menyesal sepertiku, ini hanya akan menyiksamu, Park Chan Yeol.”

Chan Yeol menggeleng dan melepaskan pegangan Wo Bin dari pundaknya, “Aku tidak punya pilihan lain hyeong, aku tidak bisa..”

“Kau bukannya tidak punya pilihan, kau saja yang tidak bisa melihat pilihan itu, Yeol!”

“Tapi perusahaan ayah membutuhkanku hyeong!”

Wo Bin memijit pelipisnya sebentar dan kembali menatap Chan Yeol, “Percayalah padaku, kau bahkan masih memiliki adik Yeol.”

“Cheon Sa? Apakah kau berpikir bahwa Cheon Sa yang akan melanjutkan perusahaan? Kau sudah gila hyeong! Dia bahkan tidak bisa berdiri dengan kakinya sendiri! Bagaimana mungkin bisa menumpu sebuah perusahaan!”

“Itu adalah salah satu kelemahanmu Yeol, kau tidak pernah melihat sisi kelebihan adikmu, yang kau tahu hanya dia lumpuh dan itu berarti dia tidak bisa melakukan apapun. Hatimu sudah benar-benar buta Yeol!”

Chan Yeol tersungkur di lantai. Perkataan Wo Bin benar-benar menusuk hatinya. Ya, pria itu benar. Ia selalu menganggap Park Cheon Sa tidak bisa melakukan apapun. Ia selalu ingin melindungi Park Cheon Sa. Ia selalu berpikir bahwa Park Cheon Sa membutuhkan bantuannya.

Ia benar-benar tidak ingin membebani adiknya. Walaupun ia tahu bahwa sebenarnya Cheon Sa memiliki bakat untuk menjadi penerus perusahaan, tapi ia tetap tidak mau mengakuinya.

“Jadi sekarang bagaimana? Kau mau tetap di sini atau pergi?” Wo Bin memegang kedua lengan Chan Yeol dan menarik pria itu untuk berdiri.

Ia menatap Wo Bin sebentar dan mengangguk, “Aku akan pergi hyeong, katakan pada ibu bahwa aku menolak pernikahan ini.”

Setelah mengatakan kalimat tersebut, Chan Yeol langsung berlari meninggalkan Wo Bin dan keluar melalui pintu belakang kemudian memanjat dinding karena ia tidak mungkin pergi lewat gerbang. Banyak pengawal orang tuanya yang sedang berjaga di sana, tentu ia tidak ingin mengambil resiko.

Chan Yeol berlari sekuat tenaga menuju ke halte bis. Ia berniat menemui Hee Ra dan meminta maaf pada gadis itu. Namun, sepertinya nasib baik tidak berpihak kepadanya, sudah lima belas menit dan tidak ada satu bis-pun yang datang. Ia harus cepat. Akhirnya Chan Yeol memilih untuk menggunakan taksi karena ia tidak ingin kehilangan Hee Ra.

Tiga puluh menit berlalu. Kini kakinya telah menginjak tanah halaman rumah Hee Ra. Sepi, bahkan pintunya-pun sepertinya di kunci. Apakah gadis itu sedang pergi? Bukankah hari ini dia libur kuliah dan juga kerja? Kenapa tidak kelihatan ada tanda kehidupan di sana?

Chan Yeol mengetuk pintu rumah Hee Ra dengan sedikit pelan, tubuhnya gemetar, ia takut jika nantinya Hee Ra akan keluar dan membencinya.

Klekk..

Jantungnya berdebar kencang. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana respon Hee Ra ketika melihatnya berdiri di depan rumah dengan pakaian seperti ini.

Wajah seorang gadis terlihat dari balik pintu yang sudah terbuka. Chan Yeol membulatkan mulutnya. Bukan Hee Ra, namun So Ra.

“Park Chan Yeol?” Gadis itu nampak tergagap karena kehadiran Chan Yeol di sini, “Apa yang kau lakukan? Bajumu? Kenapa kau memakai pakaian seperti itu?”

Chan Yeol menggerakkan kepalanya ke dalam rumah, “Dimana Hee Ra? Aku harus segera menemuinya.”

Kwon So Ra mendorong Chan Yeol untuk menjauh, “Aku beritahu padamu, jangan pernah kau mencari Hee Ra lagi karena dia akan segera menikah dengan pria yang seribu kali jauh lebih baik darimu.”

“Apa?”

“Tidak usah merespon seperti itu, dasar kau pria jahat!”

“Tidak Kwon So Ra, apa maksudmu dengan dia akan menikah dengan pria lain? Kau tidak serius kan?”

So Ra tersenyum kecil, “Kau pikir? Semenjak kau tiba-tiba meninggalkannya dan berniat untuk menikah dengan wanita lain, Hee Ra telah kehilangan semangatnya, namun ia bertemu dengan pria baik dan mereka akan segera menikah.”

“Tidak mungkin Kwon So Ra, itu baru terjadi lima hari yang lalu!”

“Lalu kenapa kalau lima hari? Terserah kau sajalah, yang penting aku sudah mengatakannya. Jadi lebih baik kau pergi dari sini atau kau akan menyesal karena melihat Hee Ra sedang bahagia bersama pria pilihannya.”

Drakk

Kwon So Ra menutup pintu rumah Hee Ra tanpa memperdulikan Chan Yeol. Apakah ia serius? Kekasihnya? Shin Hee Ra akan menikah dengan pria lain? Tapi bagaimana mungkin, mereka bahkan baru berpisah beberapa hari. Ini tidak mungkin, Chan Yeol yakin bahwa So Ra hanya sedang membuat alasan agar ia tidak mendekati Hee Ra lagi.

 

To Be Continued

174 pemikiran pada “Forbidden Love Part III

  1. Chanyeol kabur dari pernikahannya, dan Heera bakalan nikah sama Jongin.
    Ah penasaran kelanjutannya 🙂
    Heera bakalan cinta nggak ya sama Jongin, semoga Jongin sadar dan putus dari Kyungsoo,, kekeke
    Penasaran.. di tunggu next part 🙂

  2. aaa jangan blg heera bakal blk ama chanyeol? trus pernikahannya ama jongin bgmn?? astaga ini rumit…
    kasian chanyeol 🙂 tpi lbh milih heera sma jongin hahaha
    ditunggu nextnya ^^

  3. aaaa,,kenapa malah ginii,,chanyeol mah telat ah berubah pikirannya,,,
    heera udah mau nikah sama jongin,,,aaiihh

    gmn reaksinya heera kalo tau chanyeol kabur dari pernikahannya??apa bakalan batalin pernikahannya sama jongin?tapi kan mereka udah mau k busan minta restu dari ortunya heera,,terus juga jongin pasti ga bakalan lepasin heera gtu aza,,waaaahhh dilema juga yaahh
    hadeuuhhh makin penasaran niihh,,,
    d tunggu kelanjutannya 😀

  4. trus nanti gimna sama hee ra klo dia tau chanyeol batalin pernikahannya…. tp dia juga gk mungkin batalin pernikahan sama jong in…. pasti jong in bkl buat alesan biar pernikahannya gk batal….. makib seru ceritanya…. cepet lanjut yh jng lama” thor

  5. Itu rumah apa istana atau apa? Njir, so awesome..
    Ini kurang panjang apa ak yg bacanya kecepetan… Ahaha
    S tunggu kelanjutannya, kak
    Keep writing!!

  6. Woww rumahnya Jongin bagus sekali ^_^ bahkan kamar mandinya pun luas. Mewah banget beruntung Heera kalau bisa menikah sama Jongin 🙂

    Aduhh Chanie batalin pertunangan dan Heera malah mau nikah sama Jongin? Sepertinya konflik yang bakal dihadapi berat banget. Belum lagi Kyungsoo pacar Jongin.

    Gimana nasib Chanie sama Heera. Ahh penasaran thor. Chap selanjutnya di tunggu thor

    Keep writing 🙂

  7. aaaaa gila itu rumahnya bikin imajinasi aku makin aneh gede bgt parah ada ya rumah bgitu-_-
    chanyeol terlalu telat buat ngejar heera lagi, nanti pastinya jadi cinta segitiga chanyeol masih suka sama heera kai mulai suka sama heera dan heera gatau deh gimana//sotoy haha
    akhirnya dipost juga chap 3 setelah sekian lama lumutan nungguinnya–”
    aku suka sama alurnya yg gak ngebosenin tapi kependekan thor ceritanya 😀
    keep writing yaa ditunggu next chapnya jangan lama”. fighttt!!└(^o^)┘

  8. Chan, telat bgt sii.. Heera udah mau nikah sama Jongin.. Berharap bgt Jongin bs jatuh cinta sama Heera trs normal lg deh.. Fighting thor! 🙂

  9. yah ,Chanyeol dirimu telat…heera udh ada jongin :(,gimana reaksi heera kalo chanyeol kabur,terus gimana nasib chanyeol kalo heera ternyata udh mau nikah sama jongin lagi ya ampun makin rumit,terus hubungan jongin-kyungsoo gimana,kalo bagian ini aku bacanya rada gimana kitu ,ngebayangin kyungsoo gitu jadi gimana 😃 pokoknya aku tunggu lah kelanjutannya ^^

  10. wahhh….
    daebak…ceritanya makin berkembang karena chanyeol ga jadi nikah,,hehehehe…
    kyungsoo nya ga ada di chap ini ya,,,tapi kalo ada jadi geli juga ngebayangin di sayang2an sama jong in,,,hahaha..
    dilema ini,,hehehe…
    suka sama ceritanya,,ga biasa 🙂
    ditunggu lanjutannya chinggu…
    gomawoyo…

  11. Kenapa chanyeol ?? Kenapa kamu terlambat *garuk dinding* hikss thor teganya kamu membuat jongin nista disini sebagai penyuka sesama jenis yg buat aku mau muntah *nangis dipundak sehun* /? Lanjut thor makin lama makin penasaran deh wkwkw fighting

  12. Kayaknya lebih baik klo jongin sma heera… Supaya jongin gak jadi maho lagi.. 😀 keren banget thoor makin seru ceritanya…

  13. heera ttp nikah sama jongin ya walau nanti chanyeol nemuin heera…lagian knpa chanyeol berubah pikiran? semoga heera gak berubah pikiran kaya chanyeol ya ttg pernikahannya sama jongin
    next thor ^^

  14. Yaampun gedong amaaaat rumahnya,jongin nikah sama gue aja mau? Hahahahha /gadeng
    Lah gimana perasaan chanyeol tuh pas tau? Sakitnya tuh disini……..
    Gregeeet keep writing author.
    We are waiting for new chapter~~

  15. Yaampunn jongin ya-_- bener2 gamau kehilangann kekayaann sampe begitu-_-
    Yah chanyeol serba salah, dia malah ninggalin 2 yeoja jadinya :”)
    Heeraaa udah terima aja, siapa tau jongin bsa berubah 😀
    Next2 😀

  16. mmm syg sekali udh tbc lg…
    Pdhl lg seru2 nya ini… 😦
    Wah Chanyeol kabur dr nikahannya bt blikan lg sm Heera, tp Heera bakalan nikah sm Jongin…
    Yaah sprtinya Chanyeol bkl sgt mnyesal ats kputusnnya bbrpa hr yg lalu…

    oia, btw itu foto rmh siapa ?
    Bagus bgt, bhkn kya nya ntu hrga kamar mandinya z setara dgn hrga 1 rmh biasa…
    Jongin (neneknya) bener2 kaya, tp sayang klakuan Jongin menyimpang…
    Mudah2an Heera bisa mnyadarknnya nnti…

    Aq sgt pnasarn sm lnjutnnya nih…
    Jgn lama2 ya Heena,
    Aq sgt mnunggu klnjutnnya… 😉
    Semangat terrrruuuusssssss ya… 😀

  17. daaa atulahhh udah tbc aja 😦
    aku malah kebawa suasana didlm itu rumah wkwk,,apalagi yg pas diunjukin kamar mandinya,,tbtb ngebayangin aku yg takjub disitu bukan heera haha 😀

    si sora orgnya sedikit emosional ya/? Aturan mah di chanyeolnya disuruh nunggu si heera pulang dulu gitu biar ada kesempatan ngomong/? Eh ini mah aku yg kebelet pengen lanjut baca yakk wkwk,,lanjutt atulahhh hehe

  18. Kekeke gak ada moment kyungsoo yah, syukur jadi saya gak geli bacanya. haha
    tambah ribet aja permasalahannya, chanyeol kabur dari pernikahannya terus heera yg bentar lagi nikah ma jongin.

    gak nyangka rumahnya jongin gedong banget, apa kagak kesepian yah tuh orang. kekeke

    ayoo kak buat moment moment romantis nya jongin ma heera yah

  19. kekasihnya? cih kau bahkan bukan kekasih Heera lagi yeol !
    ahh ya .. bahkan rumah Jongin beribu kali lipat lebih mewah dri rumah Tan ㅡ_ㅡ aish pantas saja nenek jongin ingin dia segera menikah >_<

  20. chanyeol chanyeol
    percaya aja napa…..susah bgt dech….heera aja percaya klo dia mau nikah…masa dia nggak percaya klo heera mau nikah….
    emg dia aja apa yg bisa…..heera juga bisa tau

    aku penasaran sama pendapat ortu heera tentang jongin….mereka bakal tetep nikah kan??

  21. mian thor baru komen, penasaran thor ama ceritanya. Wh chanyeol ngebatalin pernikahanya ya? Gimana nih, di satu sisi hee ra akan nikah dengan jong in, bahkan hee ra akan memperkenalkan jong in ke orang tuanya. Wah sepertinya konfliknya makin seru. Bagaimana ya reaksi kyung soo saat mendengarkan jong in akan menikah? Wh makin tambah seru nih, thor di tunggu cerita selanjutnya ya. Fighting thor.

  22. Aku pikir, Kyungsoo aku culik aja biar gak bs deketin Jongin lg nanti *pikiran macam apa ini???
    Tp klu nyulik Kyungsoo itu useful, bakal aku lakuin, siapa tau bs ngrasain masakan enak ala chef Do 😀
    Semoga Heera tetep nikah sm Jongin, apapun yg terjadi mreka hrs nikah dan bahagia, titik aja jgn koma, kkkk~
    Next partnya ditunggu ya^^

  23. Awesome bgt rumahnya jongin. Ceritanya rumit bgt. Chanyeolnya juga telat datangnya. Penasaran sama next chapternya. Ditunggu kelanjutannya;)

  24. Nahluuuu chanyeol kabur dari pernikahan nya…
    Trus heera am jongin gmn??
    Akankah heera mau balik lagi am chanyeol??
    Ahhh mau baca chap 4 lah biar ga penasaran hehehhe
    capcuss

  25. Sumpah. Itu gimana jadinya, asli shock banget pas tau chanyeol kabur, aku kira setelah chanyeol nikah dia bakalan jarang muncul lagi di ff ini tapi…. Astaga penasaran… Semangat terus ya unnie♥

  26. aduhh bagaimana ini…ternyata chanyeol kabur dari hari pernikahannya …. sedangkan heerin akan menikah dengan jongin?? aduhhh semakin gemes.greget….
    apa yang akan di lakukan chanyeol ???

TINGGALKAN JEJAK YA^^ .. DON'T BE A SILENT READERS !!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s