When My Little Angels Sad


when my little angels sad

Title: When My Little Angels Sad|Author:Heena Park | Genre : Family |Ratting: PG | Lenght : Ficlet|Main Cast : Kris EXO-M , Jung Sora |Backsong: Glen Fredly –Malaikat Juga Tahu

Enjoy

And

Don’t Forget to Comment ^^

 

 

*****

 

Sora’s School—Gwangju—Korea Selatan

10.00 KST

Kris berkaca pada spion mobil ferari hitam miliknya sambil menunggu kehadiran seseorang dari balik gerbang yang menjulang tinggi di depannya.Pria tampan itu membenarkan jas hitamnya kemudian menyandar pada tubuh mobil.

Kring…

Ia mendengar bunyi bel,itu berarti Sora akan segera keluar dari kelas.Dan tepat sekali,baru saja ia berfikir seperti itu seorang gadis kecil dengan kucir dua di kanan dan kiri melangkah maju keluar gari gerbang sekolah.

Parasnya cantik,kulitnya putih dan pipinya sedikit cabi.Namun sepertinya ada yang tidak beres,ekspresinya murung tidak seperti biasanya—

“Hey my princess,bagaimana sekolahmu hari ini ?” Kris menghampiri Sora dan menunduk untuk memeluknya.

Sebenarnya ini adalah hari ke-enam Sora masuk ke Taman Kanak-Kanak dan itu membuat Kris begitu penasaran.Ia sangat ingin tahu apa saja yang dilakukan oleh putrinya.Tentu saja—Siapa ayah yang tidak perduli dengan putrinya.

“Menyenangkan,kurasa..”

Sora berjalan meninggalkan Kris dengan ekspresi yang masih murung.Ini aneh,pasti benar-benar telah terjadi sesuatu pada Sora.Bagaimanapun Sora bukanlah orang yang pemurung,biasanya ia akan ceria ketika pulang sekolah bahkan ia akan dengan senang hati menceritakan apa saja yang terjadi di sekolah.Tapi hari ini?

Kris berinisiatif akan bertanya tentang apa yang terjadi pada Sora ketika di mobil.Namun sepertinya Sora sama sekali tak tertarik untuk mengobrol.Bocah kecil itu hanya memandang sedih ke arah jalan dengan wajah yang ditempelkan di kaca.Ia bahkan tidak menatap Kris sama sekali.

Sampai di rumahpun Sora juga tidak berniat untuk berbicara.Ia berjalan ke dalam kamar begitu saja dan menutup pintunya dengan sedikit keras.Siapa yang mengajari Sora berkelakuan seperti itu? Sangat tidak sopan.

Seharusnya dulu Kris memang tidak memasukkan Sora ke dalam Taman Kanak-Kanak dan memilih untuk home schooling saja.Ia takut Sora berbuat kasar karena hasutan teman-temannya,dan sekarang sepertinya itu mulai terjadi.

*****

Jam makan malam telah tiba—Berbagai macam makanan telah tersedia di depan mata.Kris masih sibuk dengan koran sorenya,sedangkan Jung Ji Eun,ibu mertuanya terlihat sedang menikmati secangkir teh hangat.

“Kau tidak memanggil Sora untuk makan?” Jung Ji Eun mengerutkan keningnya dan menatap Kris intens.Biasanya Sora sudah hadir di sini dan tidak perlu dipanggil untuk makan malam,tapi hari ini sepertinya gadis itu sedang manja jadi ia ingin di panggil oleh ayahnya.

“Tidak eomma,sebentar lagi dia juga akan kemari.Lebih baik kita mulai makan saja” Jawab Kris ringan

“Tapi tidak biasanya Sora seperti itu”

“Aku yakin Sora tidak kenapa-kenapa,lagipula bukankah Sora sendiri yang telah berpesan bahwa hari ini ia ingin dimasakkan daging panggang? Jadi tidak mungkin Sora melewatkan makan malamnya”

Ji Eun menaikkan bahunya “Baiklah” Responnya ringan.Percuma saja ia berbicara dengan Kris,pria itu terlalu yakin akan apa yang ada di pikirannya.Jadi lebih baik dia mengalah daripada harus beradu mulut dengan menantunya yang satu ini.

*****

Malam telah bergulir,namun Kris masih setia duduk di meja makan sambil membaca koran.Tentu saja ia menunggu Sora—Sora sangat senang bila Kris menemaninya makan malam.Namun Sora tak kunjung datang,padahal sekarang sudah pukul 20.30 KST.Sepertinya anak itu lupa makan malamnya.

Akhirnya Kris mengambil nasi dan lauk,tidak lupa secangkir susu.Ia menaruh makanan tersebut di nampan dan berniat untuk membawanya ke kamar Sora.Baru saja ia hendak memutar knop pintu,terdengar suara tangisan bocah kecil dari dalam kamar.

Sora menangis?

Mendengar suara isakkan itu.Kris merasa bodoh,kenapa ia menganggap Sora baik-baik saja? Seharusnya sejak tadi ia tersadar bahwa sesuatu yang buruk terjadi pada Sora,bukannya baru sekarang.

Kris membuka pintu kamar Sora dan menemukan gadis kecil itu terduduk di lantai sambil memeluk pigura.Sora yang menyadari kehadiran Kris segera menghapus air matanya dan menunduk,Sora tidak ingin ayahnya melihat ia sedang menangis.Karena dahulu Kris pernah berpesan “Menangis membuatmu menjadi orang yang lemah,jadi jangan menangis” Dan Sora selalu mengingat perkataan Kris tersebut

“Hai my princess,kau kenapa hmm?” Kris berjongkok di hadapan Sora,ia menaikkan kepala Sora dan membantu Sora menghapus air matanya “Bukankah dady sudah pernah berkata ? Menangis membuatny menjadi orang yang lemah” Tambahnya sambil mengukir senyum yang manis.

Sora mengangguk,tiba-tiba gadis kecil itu memeluk erat ayahnya dan sekali lagi ia menangis.Ia benar-benar ingin menangis,ia tidak perduli jika disebut sebagai orang yang lemah.

“Hei..hei..my princess,don’t cry..nanti kecantikkanmu menghilang” Hibur Kris

Sora melepaskan pelukkannya,ia menatap Kris nanar “Dad,aku tidak apa-apa jika menjadi jelek,asalkan aku bisa menangis”

Kris menghela nafas panjang “Ceritakan pada dady,apa yang membuatmu ingin menangis?” Ucapnya lembut,sebagai ayah yang baik dan sangat menyayangi Sora.Kris tidak ingin bersikap kasar pada anaknya.Ia sangat-sangat menyayangi Sora melebihi siapapun yang ada di dunia ini.

Sora terdiam,perlahan ia menyodorkan sebuah pigura bewarna merah pada Kris hingga Kris berubah ekspresi,wajah pria itu terlihat kaget dan matanya berkaca-kaca.Bagaimana tidak,foto yang ada dalam pigura tersebut adalah foto Jung Sora—Istrinya yang telah meninggal.

Dalam foto tersebut,Sora terlihat bahagia,ia menggunakan baju pengantin bewarna putih kecoklatan.Saat itu adalah seminggu sebelum pernikahan Kris dan Sora di adakan.

lolkohq0

“Sora kau..”

“Dad..tadi ketika di sekolah,Sora di suruh menceritakan tentang mommy.Semua teman Sora bisa bercerita tentang mommy-nya masing-masing.Tapi Sora tidak bisa dad,Sora bahkan tidak tau seperti apa sifat mommy.Teman-teman Sora menertawakan Sora.Mereka bilang Sora adalah anak durhaka karena tidak mengetahui mommy” Sora menangis.. “Kenapa mommy meninggalkan kita dad? Apa mommy sudah tidak menyayangi Sora lagi? Sejak lahir Sora belum pernah melihat mommy” Tambahnya,air mata yang mengalir semakin banyak.

Kris menggeleng,ia tidak menyangka Sora berkata seperti itu “Tidak Sora,mommy tidak membencimu.Mommy hanya harus pergi”

Sora memberontak “Kenapa mommy tidak mengajak kita dad? Bukankah itu berarti mommy sudah tidak menyayangi kita”

“Sora..dengarkan daddy..”

Kris menahan air mata yang hampir saja jatuh,ia menghela nafas panjang-panjang dan memegang kedua bahu Sora “Mommy menyayangi kita,dan bahkan sekarang dia sedang melihat kita.Mommy pasti akan sedih jika melihat Sora seperti ini”

“Tapi kenapa aku tidak bisa melihatnya dad?”

“Sora..Suatu hari nanti kita pasti akan bisa bertemu mommy—Suatu hari nanti,ketika kita semua sudah tidak ada di dunia ini.Sora,mengertilah.Tuhan meyayangi mommy-mu,sehingga ia memanggil mommy-mu terlebih dahulu”

“Kenapa Tuhan egois dad? Kita lebih membutuhkan mommy,bukan dia”

“Tidak Sora,Tuhan tidak egois.Daddy yakin ini yang terbaik untuk kita.Sora,kau tahu kenapa daddy memberimu nama seperti mommy-mu?”

Sora menggeleng,ia tidak tahu.Dan bahkan tidak pernah berfikir kenapa daddy-nya memberi nama “Sora” untuknya.

Kris tersenyum getir ia menaikkan tangan kanannya dan memegang dada kiri Sora “Karena daddy yakin,dalam hatimu yang paling dalam,telah tertanam seluruh cinta mommy-mu.Sora apa kau tahu apa yang dikatakan mommy sesaat setelah ia melahirkanmu? ?”

Sora kembali menggeleng

“Mommy-mu berkata bahwa kau adalah Malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk daddy,mommy berkata bahwa kaulah yang akan melindungi daddy,dan kenapa sekarang Malaikat itu menangis?”

Kris memegang kedua pipi Sora “Mommy-mu pasti akan sedih ketika melihat Malaikat daddy ini menangis,hapuslah air matamu dan jadilah Malaikat daddy” Gumamnya.

Sora menghapus air matanya,ia tersenyum lebar dan bertanya “Dad,lalu bagaimana caraku jika ingin bertemu dengan mommy? Apakah aku harus terbang ke langit seperti Malaikat?”

Mendengar pertanyaan Sora,Kris menggeleng.Ia menggendong Sora dan membuka jendela.Hembusan angin yang halus menerpa wajah ayah dan anak tersebut.Rasanya damai sekali,seperti diterbangkan ke atas langit bersama dengan harapan.

“Sora,jika kau ingin melihat mommy-mu,pandanglah bintang.Carilah bintang yang paling bersinar,di situlah mommymu sekarang berada” Kris menatap bintang yang bertebaran di langit.Ia ingat dahulu sering sekali melakukan hal ini bersama dengan istrinya.

“Dad..”

“Ya?”

“Aku meyayangimu,tapi aku juga meyangangi mommy.Sekarang aku tahu,bahwa aku tidak seperti apa yang dikatakan oleh teman-temanku.Besok,aku pasti akan menceritakan pada mereka bahwa aku adalah Malaikat mommy dan daddy”

Kris menaikkan bibirnya mengukir sebuah senyuman yang manis,ia mengangguk-anggukkan kepalanya beberapa kali dan menurunkan Sora dari gendongannya “Tentu saja,katakan pada mereka seperti itu”

*****

Sora’s School—Gwangju—Korea Selatan

07.00 KST

Sora duduk di bangku paling depan bersama dengan Lee Haeyeon,teman barunya.Sebenarnya ia masih sakit hati karena kemarin dibilang ‘Anak Durhaka’ oleh teman-temannya.Tapi hari ini,ia akan membuktikan bahwa ia bukanlah anak durhaka,melainkan Malaikat yang bagi kedua orang tuanya.

Sampai akhirnya sang guru datang.Seorang wanita cantik dan lembut,Sora sangat menyukai ibu gurunya tersebut.Namanya Seol Hana—

“Pagi anak-anak” Ujar Seol Hana dengan riang,ia mengankat selembar kertas yang bertuliskan “Mother” . Perempuan cantik itu kemudian mulai angkat bicara lagi “Adakah yang mau bercerita lagi tentang ibunya?” Tanyanya.

Sora mengangkat tangannya

“Ya,Sora ?”

Sora mengangguk,ia dengan mantap berjalan ke kedan.Berdiri tegap di depan teman-temannya.Dan sekali lagi ia mendengar beberapa teman-temannya mengatakan bahwa ia anak durhaka.Tapi Sora tidak perduli,lagipula ayahnya sendiri yang mengatakan bahwa ia bukan anak durhaka.Ia yakin itu.

“Jadi Sora,kau bisa memulainya sekarang” Gumam Seol Hana

Sora mengangguk,ia menghela nafas panjang dan menatap ke jendela.Sungguh tidak di sangka,ternyata Kris berada di sana.Ia mengintip di balik jendela sambil mengangkat tangannya untuk memberi-kan Sora semangat.Spontan Sora semakin merasa senang,ia yakin bisa melakukannya.

“Mommy…Aku tidak pernah melihat mommy secara nyata dengan mataku..Karea mommy sudah tidak ada” Ia berhenti sebentar

“Tuhan mengambil mommy dariku.Tapi itu bukan berarti bahwa Tuhan jahat dan egois.Kata daddy,ini adalah yang terbaik bagi kami…Tapi daddy tidak pernah khawatir karena mommy sudah tidak ada.Daddy bilang bahwa dulu setelah aku lahir mommy berkata,aku adalah Malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk melindungi daddy..”

“Kalian tahu kenapa namaku adalah Sora ?”

Murid-murid TK itu menggeleng dan Sora melanjutkan perkataannya “Karena dalam hatiku yang paling dalam telah tertanam seluruh cinta mommy,benar.Nama mommy adalah Sora,sama seperti aku…dan yang terakhir,aku masih tetap bisa melihat mommy,walaupun tidak nyata—Tapi daddy bilang,jika aku ingin melihat mommy,aku hanya perlu menatap bintang yang paling terang,karena disitulah mommy berada”

Mendengar apa yang dikatakan oleh Sora barusan,semua murid bertepuk tangan.Bahkan Kris yang sedang mengintip di balik jendela-pun juga bertepuk tangan,ia bahkan hampir menangis.Ia bangga pada Sora,Malaikatnya.

END

//

Iklan

17 pemikiran pada “When My Little Angels Sad

  1. annyeong,aq baca ff ini di blog highschool (bnr g itu namanya)trs krn ada alamat blog authornnya lgsg deh meluncur ke sini…

    suka bgt sama ceritanya,bnran nangis pas baca… ㅠ_ㅠ
    ditambah cast nya duizhang Kris,kebetulan saya sedang tergila-gila dg dia… >_<
    ditunggu karya selanjutnya terutama yg cast nya Kris…fighting!

  2. 0MG….kris jdi single parent:-o…….sora pgertian bget ya….psti sdih deh jdi kris yg hrus d tggal sndiri…tpi untung da sora yg jdi malaikat bwat hdupnya..,
    #terharu

TINGGALKAN JEJAK YA^^ .. DON'T BE A SILENT READERS !!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s