The Time Part VII ( Star )


the-time2

Title :  The Time Part VII (  Star  )

Author : Heena Park

Length : Multichapter

Ratting : PG

Genre : Romance,Action,Fantasy,Family

Poster By Art Factory|| QuinAegyoMin

Main Cast :

-Shin Heera / Kim Heera

-Kim Jong In (Kai)

-Oh Sehun

-Seo Yu Na

Backsong :

-Christina Perri *A Thousang Years*

-Flightless Bird,American Mouth *Iron & Wine*

-EXO *Let Out The Beast*

-EXO *MAMA*

-EXO *Black Pearl*

Cuap-Cuap Author : Annyeong haseyo readers ^^ . Masih ingat dengan FF TWO MOONS ? . Kalau masih,semoga kalian berkenan membaca dan memberikan komentar untuk sequel dari FF tersebut ^^.Berbeda dengan sebelumnya,di FF ini saya akan membuat satu buah sudut pandang dalam satu part.Jadi tidak akan saya campur beberapa sudut pandang dari orang yang berbeda dalam satu bagian cerita atau part ^^– Enjoy This FanFiction and Don’t Forget to Comment ^^

Disclaimer : FF ini adalah milik ‘SAYA’.Semua Main Cast di FF ini adalah ciptaan Tuhan.Cerita ini hanya karangan belaka,jika ada kesamaan nama Tokoh dan kejadian,harap dimaklumi ^^. Selain itu , FF ini juga terinspirasi dari Film The Twilight Saga Breaking Dawn ^^.

Don’t BASH !

Don’t be a PLAGIATOR !

Don’t be a SILENT RIDERS !

= = = = >

 

 

( Author )

 

“Tidak ada orang lain yang bisa mengerti dirimu sepenuhnya kecuali dirimu sendiri”

Bintang di langit malam ini nampaknya kacau dan buram seolah sama dengan perasaan seorang perempuan yang sedang duduk di sebuah akar pohon yang dikelilingi oleh gelapnya malam—Matanya menatap samar pada bintang yang masih bersinar walau tak lengkap.

“Apa yang sedang kau lakukan di sini sendirian?” Sebuah suara membuat perempuan itu menengok dan mendapati Sehun sedang berdiri tak jauh darinya sambil memandangnya.Tatapannya masih sama seperti dahulu—Tidak berubah sedikitpun.

Lelaki itu duduk di samping Heera dan ikut memandang langit yang tampaknya sedang suram “Kau sedang memandang bintang ?” Tanya-nya lagi.

Heera mengangguk “Memandang bintang membuatku merasa sedikit lebih baik” Aku Heera “Terkadang aku berpikir,bahwa kita semua seperti bintang”

Sehun mengkerutkan keningnya “Seperti bintang ?”.Heera mengangkat lengannya dan menunjuk sebuah bintang yang sedang bersinar “Benar,kita seperti bintang—Kau tau ? Semua manusia itu bersinar layaknya bintang itu” Gumamnya.

Ia kemudian mengarahkan lengannya pada bintang yang tertutup oleh gelapnya awan “Namun,suatu saat pasti ada sesuatu yang menghalangi cahayamu sehingga orang-orang tidak menyadari akan sinarmu yang terang benderang”

Sehun tersenyum tipis mendengar perkataan Heera.Terkadang ia merasa bahwa Heera sangatlah dewasa dan Kai sangat beruntung bisa mendapatkan perempuan seperti itu—Andai saja saat itu bukan Kai yang dipilih Heera,andai saja saat itu Sehun-lah yang menjadi pendampingnya.

Andai saja…

Itu bukan khayalannya dan benar-benar terjadi.Tapi,sudahlah—Untuk apa berkhayal sesuatu yang tidak mungkin terjadi ? Itu hanya menghabiskan waktunya.

“Heera..” Sehun kembali membuka mulutnya,dan dengan cepat di respon oleh Heera.Perempuan itu berbalik ke samping dan menatap Sehun “Apa?”

“Hari ini kau dan Kai akan menginap di sini?” Ucapnya tanpa mengalihkan pandangan “Kurasa begitu,kai bilang dia tidak mau ambil resiko jika sewaktu-waktu aku merasa kesakitan” Heera membelai perutnya “Aku tidak tahu ada apa sebenarnya dengan janinku” Wajahnya berubah lemas dan semakin suram.

Mengerti bahwa Heera sudah mulai terlarut dalam kesedihannya tanpa pikir panjang Sehun meletakkan kedua lengannya di pundak Heera dan menepuk-nepuknya pelan “Dia anak yang manis,dia tidak mungkin menyusahkan kedua orang tuanya” Hiburnya.

Rasa ini—Heera tak tahu kenapa,tapi begitu Sehun menyentuhkan tangannya pada pundaknya seolah tenaganya kembali menyeruak dan jiwanya kembali utuh.Mungkin itu adalah efek dari Black Pearl yang mereka miliki.Tapi sesungguhnya ini terasa lebih dari itu.Ia merasa bahwa keadaannya menjadi lebih baik,bukan hanya keadaan tubuhnya tapi juga janinnya.

Apa lagi ini ? Kenapa bisa seperti itu ? Kenapa sentuhan pria ‘itu’ sangat berpengaruh pada diri dan janinnya ?

Tidak,Heera tidak boleh berpikir sepeti itu lagi.Ia harus mengalihkan perhatiannya dan melupakan pikiran bodoh itu. “Ngomong-ngomong,apakah yang lainnya masih membicarakan hal itu?”

Hal itu ? Benar,tanpa harus berpikir keraspun Sehun telah mengerti apa yang dimaksud Heera.Tentu saja soal rencana ‘pernikahan’ Kai dengan anak pemimpin Kerajaan Utara.Walaupun sebenarnya ini bukanlah pernikahan yang sebenarnya melainkan hanya ‘Meneruskan Keturunan’ namun bukankah itu sama ? Sebelum melakukannya,Kai pasti harus mengikat janji suci dengan wanita itu.

Ayah Baekhyun juga berkata bahwa setelah anak Raja Seo melahirkan,Kai bisa terlepas dari janji itu dan kembali pada Heera.Namun siapa yang bisa mengira bahwa bisa saja nantinya Kai akan jatuh cinta pada anak Raja Seo dan tidak akan pernah kembali pada Heera ?

Itu bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi bukan ?

Sehun mengangguk “Ku rasa begitu” Jawabnya singkat.

Angin menerpa tubuh kedua orang yang sedang terdiam dan sibuk dalam pikirannya masing-masing,secara tiba-tiba Sehun melepaskan jaketnya dan memakaikannya pada tubuh Heera “Udara sangat dingin,pakailah” Gumamnya tulus.

Melihat apa yang dilakukan Sehun barusan,ia jadi teringat ketika Kai menolongnya dan meminjamkan jaketnya dahulu—Rasanya hal itu baru saja terjadi,tapi ternyata ? Itu hanyalah sebuah masa lalu yang entah bisa terulang lagi atau tidak.

“Sehun…”

“Hmm?”

“Terima kasih”

“Tidak masalah”

Sekali lagi suasana menjadi canggung,mungkin ini adalah efek dari Heera yang telah berstatus sebagai ‘istri’ Kai,dan karena itu Sehun harus mulai menjaga jarak dengan Heera agar tidak terjadi kesalah pahaman.

Hening,malam-pun semakin larut namun hati mereka tetap menolak jika di ajak untuk berdiri dan meninggalkan tempat itu.Di sini terlalu damai,rasanya seperti semua masalah yang bersarang pada pundak mereka menghilang untuk sejenak.

“Apa kau sudah mempersiapkan nama untuk anakmu?” Sehun tiba-tiba bertanya.Sejak pertama kali mendengar bahwa Heera hamil ia menjadi sangat ingin tahu dan rasa perhatian muncul dari dalam dirinya.Seharusnya itu tidak terjadi,karena bagaimanapun anak yang berada dalam tubuh Heera adalah anak Kai,bukan anaknya.

Heera menggeleng “Belum,apa kau mau memberi usul?” Ia tertawa kecil,rasanya bodoh sekali bertanya seperti itu pada Sehun.

Namun,Sehun mengerutkan keningnya dan kelihatannya ia sedang berpikir.Apa dia sedang memikirkan pertanyaan Heera tadi ? Sepertinya iya—Tak lama kemudian matanya mengerjap dan bernapas lega “Bagaimana kalau kau memberinya nama sedikit ke barat-baratan ? Mungkin kau bisa memberinya nama Hayden jika dia laki-laki dan Aleyna jika dia perempuan”

Heera menyipitkan matanya dan menatap wajah Sehun yang penuh harap lalu tersenyum tipis “Dari mana kau mendapatkan nama itu?”

“Aku ? Entahlah,beberapa hari ini aku sering memikirkan nama itu—Tapi bukan berarti bahwa aku mengenal orang dengan nama itu—Terkadang aku juga sering bermimpi ingin segera menikah dan memiliki anak,aku ingin berada di samping orang yang melahirkan anakku itu sambil terus memegang tangannya dan memberinya semangat dengan sekuat tenaga.Nantinya,setelah bayi itu lahir aku yang akan menggendongnya,mengecup keningnya dan memberinya nama tulus dari hatiku”

Dia berbicara seolah akan segera menjadi ayah sungguhan.Mendengarkan Sehun berbicara seperti itu,rasanya seperti Sehunlah yang lebih cocok menjadi sosok seorang ayah.Ia sangat perhatian dan bahkan ia sudah mengangankan akan seperti apa dia nanti jika memiliki istri.Tidak perduli apakah itu bisa menjadi kenyataan atau tidak,tetapi ini merupakan sesuatu yang sangat bagus.

OoOoO

Semua anggota keluarga berkumpul di ruang tamu begitu juga dengan ibu kandung Heera yang baru saja datang,tentu saja tanpa membawa ayahnya karena bagaimanapun ayah Heera tidak pernah tahu kalau anak dan istrinya ternyata bukanlah manusia biasa.

Tuan Byun mengawali pembicaraan serius mereka dengan fakta bahwa Heera yang telah berubah layaknya manusia EXO Planet,di mana ia sekarang memiliki sebuah kekuatan sama seperti milik Chanyeol,sebenarnya bukan itu masalah sebenarnya melainkan kenyataan bahwa perempuan itu ternyata memilik double power yang membuatnya berbeda dengan manusia EXO Planet kebanyakan.Dan kekuatan ke-duanya adalah dapat membedakan apakah orang yang sedang bersamanya itu benar-benar orang itu atau hanyalah sebuah penyamaran dari makhluk lain persis seperti kejadian kemarin.

Namun ini bukanlah hal buruk,ini sangat menguntungkan Heera sehingga ia tidak akan terperangkap dalam muslihat kebohongan makhluk yang hendak mencelakainya,ini semacam sebuah keberuntungan.Namun begitu mereka menginjak pada masalah ke-dua seolah suasana menjadi sangat ricuh dan tegang menanggapi tentang perjanjian antara orang tua angkat Kai dengan Raja Seo.

“Kenapa kalian baru memberitahuku tentang ini !” Suara Han Im Young menggema di seluruh ruangan,tangan kanannya menunjuk wajah Tuan Byun dengan tidak sabar dan marah.Dia merasa di lecehkan karena telah membuat perjanjian seperti itu dengan Raja Seo dan itu melibatkan menantunya.

Heera terkejut melihat tingkah ibunya,perempuan itu berdiri dan memegang lengan Han Im Young memintanya untuk duduk dan lebih tenang,tapi bukannya mengerti akan apa yang di maksud anaknya.Ia malah semakin marah dan menyalahkan orang tua angkat Kai “Seharusnya kalian sebagai orang tua memikirkan apa yang akan terjadi sebelum bertindak.Aku mengerti bahwa kau hanya orang tua angkatnya,tapi kenapa kau tega melakukan ini padanya? Sebenarnya kalian itu memiliki perasaan atau tidak sih !” Suara wanita setengah baya yang sedang marah besar saat ini terdengar seperti petir yang membahana di telinga kedua orang tua angkat Kai.Sejujurnya mereka merasa sangat bersalah,mereka juga tidak ingin melakukan itu.Tapi keadaan yang memaksa mereka melakukannya.

Keadaan menjadi semakin canggung dan panas,mereka sebenarnya ingin membela Tuan Byun dan istrinya tapi di sisi lain,ini memang kesalahannya.Lalu bagaimana ?

“Kenapa kalian semua diam saja ? Siapa yang mau bertanggung jawab jika terjadi apa-apa pada Heera ?hah !” Sekali lagi Han Im Young berteriak,dan kali ini ia menjadikan Heera sebagai alasannya.Tidak,seharusnya ini tidak menjadi alasan.

“Hentikan !” Seorang perempuan yang tadi hanya diam saja itu-pun mulai mengeluarkan suaranya.Dia tahu ini tidak sopan,bagaimanapun Han Im Young adalah ibunya dan akan sangat tidak sopan jika ia memotong bahkan membentak ibunya.

“Maafkan aku,eomma” Binar matanya menatap nanar pada Han Im Young seolah mengatakan ‘aku harus menengahi kalian sebelum semua terlambat’.Semua orang menatap Heera bingung,apa perempuan ini akan ikut marah-marah seperti ibunya atau malah akan menangis dan meraung-raung seperti anak kecil ?

“Kemarin malam,ketika kalian tertidur.Aku mulai memikirkan masalah ini atas pandanganku sendiri” Sejenak dia berhenti berkata,menarik napas dalam-dalam dan menghembuskan berlahan seolah ia akan berbicara sesuatu yang sangat berat “Ketika aku tak sengaja mendengar pembicaraan kalian kemarin malam,aku mendengar tentang apa yang akan terjadi pada Kerajaan Utara apabila Kai tidak melakukannya.Aku mendengar bahwa rakyat kerajaan Utara harus menerima akibat kemarahan Raja Seo,dan bahkan Tuan dan Nyonya Byun…aku tidak tahu awalnya harus bagaimana”

“Heera..apa yang kau ?” Kai hampir saja memotong perkataan Heera ,tapi perempuan itu menggunakan jari telunjuknya untuk menutup mulut Kai “Aku memang tidak terlalu lama mendengar pembicaraan kalian dan memilih untuk ke luar dari rumah menuju ke tempat yang tenang sambil memikirkan calon bayiku nanti.Namun,aku bodoh.Apapun yang ku lakukan untuk mengalihkan pikiranku dari masalah ini,hasilnya tetap nihil dan memaksaku untuk berpikir”

“Dan baiklah,sekarang aku benar-benar memikirkannya,dan bagaimana mungkin aku bisa dengan egoisnya lebih mementingkan egoku dari kepentingan orang lain ? Apa aku pantas di sebut sebagai manusia jika membiarkan manusia lain kesusahan ? Bukankah setiap manusia dilahirkan dengan memiliki hati dan otak agar dia bisa berpikir juga merasakan kesedihan dan kesenangan ? Tuan Byun bilang Kai hanya perlu ‘melakukannya’ dan memberikan keturunan bagi anak Raja Seo lalu ia bisa pergi”

“Tapi bagaimana jika anak Raja Seo jatuh cinta pada Kai ? Apa kau tidak memikirkan hal itu ?” Sergah Chen “Dan kau tidak tahu bahwa dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan bukan ? Akan terlalu berbahaya jika kau bermain-main dengannya” Tambah Tao

“Benar Heera,ini terlalu beresiko” Nyonya Byun angkat bicara

Heera hanya terdiam kaku di tengah pembicaraan,ia bahkan sepertinya tidak mendengarkan respon demi respon yang keluar dari mulut orang-orang itu.Pikirannya melayang memikirkan sesuatu yang tidak pernah ia temukan sebelumnya dan sekarang ia yakin bahwa itulah yang sedang ia cari “Setiap hal pasti beresiko,dan jika suatu hari nanti anak Raja Seo benar-benar jatuh cinta pada Kai dan berniat untuk memilikinya,maka aku sendiri yang akan datang menemuinya dan akan berkata jika ia ingin memiliki Kai ,ia harus melangkahi mayatku dulu agar mataku,telingaku,dan segala hal dalam tubuhku tidak akan pernah melihat mereka berlaku seperti suami-istri,dan disaat itulah aku akan merelakan Kai bersamanya”

“Cukup ! Apa yang sedang kau bicarakan ! Apa kau menganggapku seperti barang yang bisa di berikan pada siapapun ?” Kai berdiri dari duduknya dan menghentakkan kakinya ke lantai sambil menatap Heera penuh kemarahan,bagaimana mungkin istrinya bisa berpikir yang bahkan ia sendiri tidak pernah memikirkannya.

“Bahkan walau kau sendiri yang menyuruhku untuk melakukan hal itu,aku tetap tidak akan melakukannya.Kita harus berbicara setelah ini” Sambung Kai,ia menyeret Heera menuju ke dapur lalu melepaskan pegangannya secara kasar.Kai menatap Heera kecewa,dia tidak menyangka Heera akan berpikir seperti itu.

“Kau tidak mengerti perasaanku Kai,apa kau tidak memikirkan perasaan rakyat-rakyat itu jika harus menerima hal yang seharusnya tidak terjadi pada mereka ?”

Kai terduduk di lantai bertumpu pada ke-dua lututnya,merasa bahwa kehidupannya seolah akan segera berakhir.Matanya meremang menatap lantai yang memantulkan bayangan tubuhnya.Paru-parunya sedang berusaha untuk bekerja dan tetap memberikan napas untuk Kai.Melihat Kai seperti itu,Heera hanya menatap ke bawah sambil terus mencoba menahan tangis yang sudah berada di ujung matanya.

Kai bergerak,walaupun pria itu tidak benar-benar menatap Heera tapi setidaknya kepalanya sudah terangkat “Kau hanya memikirkan mereka … Lalu kapan kau memikirkan perasaanku? Apa perasaanku se-tidak penting itu sehingga kau bahkan tidak pernah ingin memikirkannya ?”

Heera tercekat,udara yang seharusnya masuk ke dalam hidungnya seperti tersumbat,seluruh organ tubuhnya terasa kaku saat itu juga.Ia sekarang benar-benar merasa menjadi orang terjahat di dunia.Kenapa bumi tidak menelannya ? Ia ingin mati saat ini juga.

Sekarang dia benar-benar merasa bersalah pada suami yang sangat berarti baginya.Shin Heera,kenapa kau begitu bodoh ? Kenapa kau sampai tidak berpikir tentang perasaan suaminya sendiri ? Istri macam apa dia ini ? Kenapa ? Kenapa harus seperti ini ? Andai saja keadaannya berbeda.Andai saja ini hanyalah mimpi semata.

Tanpa permisi tubuhnya tersungkur ke lantai,ke-dua lengannya meraih tubuh Kai dan melingkarkannya di leher pria itu “Maafkan aku Kai…maafkan aku..” Ia terisak begitu mengucapkan kata-kata tersebut.Ia bisa merasakan bahwa sekarang bukan hanya ia yang terisak namun juga Kai,walau pria itu terlihat tegar,tapi ia tahu bahwa Kai sedang menangis dan mentikkan air matanya.

OoOoO

Tidak semua masalah akan terselesaikan hanya dengan pikiran—Terkadang hati juga ikut ambil bagian dari pemecahan masalah tersebut

Heera menyisir rambutnya di depan cermin berukuran setengah badannya,angin sore yang masuk melalui celah-celah jendela menerbangkan rambutnya yang tidak terlalu panjang dan bewarna hitam ke-coklat-coklatan.

Kreekk…

Kai muncul dari balik pintu,ia mengambil sebuah tas berisi pakaian bekas yang mereka pakai kemarin.Rencananya hari ini mereka akan kembali ke rumah mereka sendiri.Ketika hendak mengambil tas tersebut,ia memutuskan untuk mendekati Heera dan menyentuh pundaknya.

“Little Jong In,bagaimana kabarmu?” Kai menunduk,tangan kanannya mengusap-usap perut Heera yang mulai membesar.Sejujurnya Heera terlihat seperti wanita yang telah mengandung enam bulan padahal ia baru saja hamil hampir tiga minggu.Melihat perlakuan Kai padanya,rona wajah bahagia tidak bisa terlepas begitu saja,rasanya ia seperti melayang.

Semenjak kehamilannya diketahui,Kai memang memiliki perhatian yang sangat-sangat lebih.Heera menatap kepala Kai,ia lalu berucap “Kai,sejak kapan kau memiliki uban?” Tanya-nya bingung.

Kai terkejut,ia refleks menjauh dari Heera dan memajukan tubuhnya di depan kaca,mencari-cari uban yang di bilang oleh Heera “Benarkah ? Bagaimana mungkin aku menua secepat itu?” Sekali lagi ia masih sibuk mencari uban yang di maksud Heera,namun tidak terlihat sehelai-pun rambutnya yang bewarna putih.

Tiba-tiba Heera tertawa,dia memegangi perutnya “Kai-a…kenapa kau begitu percaya padaku ? Kau terlihat lucu tadi hahaha..” Di masih tertawa puas karena berhasil mengerjai Kai.

Kai mengerjap-kerjapkan matanya kemudian mengangkat jarinya “Ya,nyonya Kim,kau benar-benar…kau harus mendapat hukuman.Jadi aku akan menciummu” Ujar Kai senewen

Heera berpura-pura membuang wajahnya dari pandangan Kai “Cih,hukuman macam apa itu ? Itukan mau-mu saja..hahahaha” Tawa kembali pecah dari mereka berdua.Rasanya ingin seperti ini setiap hari,selalu tertawa tanpa ada gangguan dan hidup bahagia selamanya sampai ajal yang memisahkan.

Tapi begitu ingat akan perjanjian itu—Rasanya seperti kau sedang terbang menggunakan sayapmu,lalu tiba-tiba sayap itu patah dan menghempaskanmu kembali ke bumi bersama dengan sisa-sisa kenangan yang tertoreh jelas dalam buku hati juga memori.

“Kai..kau tahu tidak kenapa bintang itu bersinar ?”

“Kenapa ?”

“Karena dia tahu bagaimana caranya untuk memancarkan sinarnya”

Kai tersenyum tipis “Apa kau ingin jadi bintang?” Tanya-nya lembut,ia duduk di samping Heera lalu mengamati Heera yang sedang tersenyum “Tentu saja,Kai..sekarang aku telah memiliki kekuatanku,jadi kau sudah tidak perlu terlalu khawatir dan terlalu melindungiku”

“Aku tahu kau luar biasa,tapi melindungimu dan selalu ada untukmu adalah keinginanku.Hal itu semacam oksigen bagiku”

Heera mendekatkan tubuhnya pada Kai lalu memeluknya dari samping,ia biarkan kepalanya menyandar pada tubuh Kai secara lebih dalam “Boleh aku minta sesuatu?”

Kai menoleh,lengan kanannya merangkul Heera dan lengan kirinya memegang tangan Heera agar perempuan itu tidak melepaskan pelukkannya,ini terlalu menyenangkan “Tentu saja”

Sekarang ia merasa bahwa Heera sedang menarik napas dalam-dalam , Heera menegakkan tubuhnya,kedua matanya menatap Kai dalam “Bolehkah aku menciummu?”

Kai terperangah,dalam tubuhnya seolah mengalir aliran listrik yang terus menjalar menuju ke seluruh organnya,ia hanya mengangguk dan membiarkan Heera yang melakukannya,sesuai permintaan perempuan itu.

Heera memajukan tubuhnya perlahan ke arah Kai,ia ingin ini menjadi begitu lembut dan halus.Ia ingin Kai mengerti betapa ia mencintainya dengan ciuman yang hangat dan lembut.

Begitu ia merasa ujung bibirnya telah menempel pada bibir Kai,perempuan itu menutup matanya dan hanya menempelkannya saja,biarlah seperti ini.Halus,dan dalam seperti apa yang  hatinya katakan.Lagipula Kai juga menikmatinya,pria itu juga memejamkan matanya dan terdiam.

*****

“Kalian yakin ingin pulang sekarang?” Tanya Suho pada Kai dan Heera,mereka berdua mengangguk “Tentu saja,lagipula jika terjadi sesuatu kami akan mengabari kalian” Jawab Kai santai

“Ya sudah,kalau begitu berhati-hatilah di jalan,ingat istrimu ini sedang hamil.Kau jangan berlaku urakkan Kim Jong In” Timpal Suho lagi.Kai hanya merengut mendengar perkataan hyung-nya

“Ah,ne..kau ini cerewet sekali hyung,kalau begitu kami pulang dulu”

Setelah berpamitan pada teman-teman dan juga orang tua angkat Kai,mereka memulai perjalanan untuk pulang ke rumah,padahal baru satu hari mereka tidak berada di rumah,tapi rasanya seperti telah berhari-hari.Bukankah ini sangat lucu ?

Tiba-tiba dalam perjalanan Heera merasa mual dan ingin muntah,terpaksa Kai meminggirkan mobilnya dan membantu istrinya mencari tempat untuk mual.Tumben sekali perempuan itu mual-mual,terakhir kali ia mual ketika pertama kali mengetahui bahwa dirinya sedang hamil dan itu-pun terjadi ketika pagi hari.Tapi sekarang ? Ini sore hari dan perempuan itu mual-mual.

Mereka hendak kembali ke mobil,namun tiba-tiba lima orang pria berjubah hitam yang sama seperti anak buah Max datang menghampiri mereka.Kai mencoba melawan para pria itu namun tidak mempan.Heera mengalunkan tangannya ke arah para pria itu dan munculah api dari tangannya yang membakar mereka semua.

Sejenak mereka menjadi abu,namun tiba-tiba mereka kembali pada wujuh asal mereka dan tetap mendekat pada Kai dan Heera.

“Kita harus berlari Kai”

Kai menggeleng “Tidak,dalam keadaan hamil seperti ini kau tidak boleh berlarian” Sergah Kai

“Tapi…”

Belum sempat Heera melanjutkan kata-katanya,para pria berjubah hitam itu telah menariknya menjauh dari Kai lalu melemparkannya hingga menabrak sebuah pohon besar,perutnya ! Rasanya ia ingin mati sekarang !

Pria berjubah hitam itu kembali mengelilingi Kai,dan saat itu pula-lah pendarahan mulai terjadi.Perutnya terasa sangat sakit sekarang,ia harus segera melahirkan anak ini sebelum ia meninggal di dalam sana ! Tidak,Heera tidak akan membiarkannya.

Dengan sisa-sisa kekuatannya,Heera mencoba merogoh saku celananya dan menghubungi Sehun.

“Tolong…tolong aku…rasanya seperti akan mati…”

Tuttttttttt

 

 

*****

Sehun baru saja akan berbaring di kasur sambil menyalakan TV-nya namun tiba-tiba ponselnya berbunyi.Dengan malas ia meraih ponselnya dan langsung terperanjat begitu mengetahui Heera yang menghubunginya

“Yoboseo..”

“Tolong…tolong aku…rasanya seperti akan mati…”

Tuttttttttttt………….

“Heera-ya ? Heera-ya ? Kau baik-baik saja kan ? Heera !”

Sehun berteriak histeris,ia segera bangkit dari duduknya lalu berlari ke luar mencari hyungnya dan mengatakan apa yang baru saja terjadi sehingga tanpa pikir panjang lagi mereka langsung melesat untuk mencari Kai dan Heera,sebelum semuanya terlambat.

 

To Be Continued

Iklan

30 pemikiran pada “The Time Part VII ( Star )

  1. paling jleb pas bagian kai bilang “Kau hanya memikirkan mereka … Lalu kapan kau memikirkan perasaanku? Apa perasaanku se-tidak penting itu sehingga kau bahkan tidak pernah ingin memikirkannya ?” huwaaaa: 😦

  2. Dear~ q suka baca ff kamu krena bahasanya mantab dan kayak penulis beneran (?) dan setiap kali baca pasti aku bayangin muehehehe,
    dan ff ini membuatku berpikir bahwa Kai itu kasian 😦 sabar ya beb Kai._.

  3. tumben nggak di pw saeng hahaha *ketawa setan* lagi-lagi eon kalo comment clong-clong (?) mian ya,soalnya beberapa hari ini email eon agak sarap -_-
    jujur,aku shock pas dengar Kai mau nikah lagi ! ahh tapi eon nggak rela 😦 kan kai cuma buat heera TT^TT

  4. Mian baru baca sekarang hahaha..

    Huaaaa Kai dia kenapa galau gitu 😦 sampe jatuh kelantai gitu huhu.. Siapapun kalo digituin sama kai sih udah pasti luluh huhu..

    Daaan permintaan Hera…. Pengen mencium Kai? Aku mauuu!!!! Hahahaha. Biar Kainya seneng kali yee dia yg nyium duluan haha 🙂

    Thor, sebenernya siapa sih yg dateng itu? Apa utusan kerajaan? Gegara tau kalau Kai udah punya istri, jd pengen ngebasmi istrinya kai?

    Huaaaa pas Sehun dkk dateng, gimana nih kelanjutannya penasaran 😀
    Orang-orang itu masih ada apa udh ngilang nyulik Kai atau Heera?

    Aaaahh penasaran.. Di tunggu kelanjutannya ne 😉 semangat thor!!

  5. Ceritanya bagus thorr ! Yang part 6 menyentuh bgt. Yg part 7 juga baguss tpi seriusan ini ngegantung hihihi.. Jeongmal mian ya aku gabisa komen di part 6 karena error” terus kalo mau komen di ff protected. Anyways, Keep writing yaa ! 🙂

  6. Annyeong new reader here \m/ Adinda imnida
    Dari part 1 sama part 7 bagus banget thor . Two moons juga bagus thor
    Keep writing and fighting 🙂

  7. thor.. aku pingin baca ff the timeyg selanjutnya, tp kok banyak yg di protect sih thor? cara dapetin passwordnya gimana thor? aku mau minta dong.. boleh ya thor, jebal..

  8. Wihhhhh kerenn bgt thor ff nyaa.. duhh aku baru baca nihh.. maaf baru koment di part ini.. saking serunya jadi lupa buat komen.. sukses trs yaa thorr ^^

TINGGALKAN JEJAK YA^^ .. DON'T BE A SILENT READERS !!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s