Second Seven Part I


Title : Second Seven

Author : Heena Park @Aivonnia906

Lenght : Two Shoot

Genre: Romance, Action

Ratting : M (Kekerasan),dan sedikit enseh *Plakk*

Main Cast :

-Oh Sehun a.k.a Sehun

-Funabashi Yuri or Park Yuri (You)

-Jung Soo Jung a.k.a Krystal

-Wu Yi Fan a.k.a Kris

-Kim Hyun Joong

-Other Cast

 

Backsong :

-Kim Hyun Joong *Lucky Guy*

-Muse *Supermassive Black Hole*

Annyeong memberdeul saiyong *KissAtu-Atu*.Author kece datang lagi *TebarRecehan* Kali ini author bawa ep ep gaje yang entahlah author sendiri bingung ngomongnya *pletakk*.Jangan lupa tinggalkan jejak ne memberdeul,karena satu comment dari memberdeul sangat berarti bagi saya

 

 

Disclaimer : FF ini murni pemikiran saya.Main Cast di sini adalah milik Tuhan,kecuali Sehun..dia milik saya *Plakkk*.Jika tidak suka biasnya saya jadikan main cast lebih baik tidak usah di baca.

 

 

 

 

NO BASHING!

 

 

 

 

NO PLAGIARSM

 

 

 

==>

 

 

 

 

Seorang gadis menyandarkan setengah badan depannya di dinding balkon lantai dua.Beberapa bagian wajahnya terlihat lebam,sepertinya ia selesai berkelahi.Sesekali ia tempelkan bungkusan putih berisi bongkahan batu es di pipinya sambil meringis kesakitan.Baju hitam ketatnya juga terlihat kotor dan sobek di beberapa bagian.

Seorang pemuda berambut ke merah-merahan memakaikan jaket di tubuh gadis itu lalu memeluknya dari belakang.Lelaki itu merogoh sebuah kantong kecil di celana gadis yang terdekap dalam pelukkannya dan mengeluarkan sebuah pistol dari dalam kantong itu.Gadis itu berbalik,ia sahut pistolnya dari si pria dan ia keluarkan seluruh peluru di dalamnya.

“Aku lelah” Gumamnya lalu membuang pistol itu ke lantai.Gadis itu melangkah ke samping,ia lalu berjalan meninggalkan si pemuda di belakangnya.

“Mianhae…aku tidak bermaksud meninggalkanmu tadi..aku hanya ingin menarik perhatian mereka agar mengikutiku..dan kau bisa pergi dengan selamat…tapi aku salah…ternyata jumlah mereka lebih banyak dari yang aku fikirkan” Sahut pemuda berambut ke merah-merahan “Seharusnya kau tadi tidak usah berbalik dan menolongku agar kau tidak seperti ini..mianhe Yuri~ah…Mianhae..” Sambungnya dengan nada sedih

Gadis itu berbalik dan melangkah kembali menghampiri pemuda tadi,ia lingkarkan kedua tangannya ke leher pemuda di depannya sambil terisak “Tidak Kris…Kau tidak bersalah…seharusnya aku tak membiarkanmu ikut dalam misi tadi siang dalam keadaan sakit…aku yang bersalah”

“Hei..hei..tidak..jangan seperti ini..kau tidak bersalah Yuri~ah..Sudahlah lebih baik sekarang istirahatlah..tadi Mr.Kim bilang,besok pagi aka nada misi baru”

Gadis bernama Yuri itu mengangguk,ia berjalan mundur dan berkata sesuatu “Baiklah..kalau begitu aku masuk dulu…aku ingin mengobati beberapa luka di tubuhku…Kau juga..istirahatlah”

 

 

::::::::::::::::::::::::::::0000000000::::::::::::::::::::::::::::::

 

 

“Sial! Jadi mereka berhasil lolos lagi? Bagaimana kalian ini? Bagaimana bisa mereka lolos? Mereka hanya berdua,kalian ! Berapa jumlah kalian?” Umpat Choi Siwon.Ia adalah seorang kepala polisi di daerah Seoul.Sudah berkali-kali ia mencoba untuk menangkap anggota dari Second Seven,tapi selalu tak berhasil.

 

 

Flashback

 

 

Second Seven..Mereka adalah sekumpulan pencuri kelas kakap yang sangat di takuti di Seoul,bahkan beberapa Negara tetangga sudah pernah merasakah keganasan Second Seven.Mereka memiliki banyak perlengkapan untuk melancarkan aksi pencurian.Target utama Second Seven adalah emas dan berlian.

Menurut info,Second Seven telah ada sejah puluhan tahun yang lalu,di mulai dari ketua pertama Second Seven yang diketahui bernama Kim Jung Oh.Sampai sekarang telah tercatat ratusan bahkan ribuan kali laporan dari masyarakat tentang emas dan berlian mereka yang di curi oleh kelompok tersebut.Diperkirakan tahun ini ketua dari Second Seven adalah keturunan ke-tiga dari Kim Jung Oh yang entah siapa namanya.Tidak ada yang tau di mana markas Second Seven.Setiap kali ada yang melapor bahwa mereka menemukan markas Second Seven pada polisi,selalu saja ketika sudah sampai di TKP para anggota Second Seven sudah tak ada,dan hanya meninggalkan selembar kertas kosong bertuliskan angka 2 dan 7 yang di jadikan satu.

 

 

Flashback END

 

 

“Maaf komandan..tapi mereka begitu hebat..mereka terlalu kuat” Sahut Chanyeol

Dakkkk!!!!

“Mereka benar-benar telah membuatku kesal! Cepat cari tahu siapa kira-kira yang akan menjadi sasaran Second Seven selanjutnya!” Perintah Choi Siwon kepada para anak buahnya.

 

 

::::::::::::::::::::::::::::0000000000::::::::::::::::::::::::::::::

 

 

 

Yuri POV

 

Sinar matahari membuat mataku silau,aku bangkit dari ranjang dan menutup gorden yang terbuka.Tunggu,bukankah tadi malam gordennya sudah ku tutup? Siapa yang membuka gordennya hingga aku ke silauan? Ku langkahkan kakiku menuju kamar mandi,ku putar gagang pintu tapi daun pintu tak mau terbuka,sepertinya ada orang di dalam tapi entahlah—

Cekrekk..

Tiba-tiba gagang pintu bergerak,aku berjalan mundur selangkah sambil mengamati seorang lelaki yang baru saja keluar dari dalam kamar mandiku.Ia mengelap perlahan rambutnya yang basah dan sesekali memejamkan matanya.

“Kris..mengapa kau mandi di sini? Bukankah di kamarmu ada kamar mandinya?” Tanyaku bingung,sebelumnya aku tak pernah melihat Kris masuk ke kamar mandiku bahkan ia tak pernah sekalipun masuk ke dalam kamarku.

Ia berjalan mendekatiku sambil tersenyum kecil.Ku kerutkan keningku,sepertinya lelaki ini menginginkan sesuatu.Ia memegang pinggangku dan mendekatkan wajahnya ke wajahku lalu berbisik pelan “Salahkah jika aku menumpang mandi di kamar kekasihku?” Jawabnya.Aku mengernyit dan mendorongnya menjauh “Hashh..aku mau mandi…” Gumamku kemudian berjalan melewatinya dan masuk ke dalam kamar mandi,Kris hanya tersenyum memandangiku.

Tak butuh waktu terlalu lama untuk aku mandi,segera ku ambil handuk dan ku keringkan tubuhku kemudian memakai baju layaknya masyarakat biasa.Ku lirik pergelangan tanganku lalu mendesah berat..Ingin sekali rasanya aku menghilangkan tanda sialan ini! Tapi,bagaimana caranya? Aku sudah mencoba menghilangkannya berkali-kali,namun tetap saja tak bisa.

Aku ingin terbebas dari semua ini,aku tidak ingin menjadi seperti ini! Ini bukan keinginanku! Andai saja ayah tidak memiliki hutang pada pria brengsek itu,aku pasti tak akan dijadikan anggota kelompok bodoh ini!.

“Yuri~ah…cepatlah…” Ku dengar suara Kris dari depan kamar.Segera aku berlari dan keluar,ku lihat ia memakai jas hitam lengkap dengan dasi yang membuatnya terlihat begitu rapi.Aku mendecakkan lidah “Mau ke mana?” Tanyaku bingung,Kris hanya menghela nafas dan mendorongku turun.

Di lantai dasar,ku lihat Mr.Kim..ya lelaki yang ku sebut-sebut brengsek..itulah dia! Ia duduk di kursi sambil meminum red wine di temani beberapa gadis di sekelilingnya.Ia adalah pemimpin Second Seven.Orang bodoh yang telah membuatku menderita.Jika bukan karena ayahku memiliki hutang yang berlimpah padanya,pasti aku sudah melaporkannya ke polisi!.

“Ohh..Funabashi Yuri..kau sudah datang rupanya? Bagus sekali..pengawal cepat ambilkan pakaiannya” Ujar Mr.Brengsek itu sambil menepuk-nepukkan tangannya.Lelaki berbadan besar,berkaca mata hitam dan berjaket kulit hitam itu-pun menyodorkan sebuah kotak besar yang sepertinya berisi pakaian padaku.

“Apa maksudnya?” Ku sipitkan mataku ketika melihat sebuah dress sepanjang lutut bewarna merah muda serta tas,sepatu,kalung dan beberapa accecories lain di dalam kardus itu.

“Ini adalah misi baru kita…jika kita bisa mendapatkannya,maka kita akan kaya raya melebihi siapapun di Seoul hahahahaha” Ujar Mr.Brengsek..bukan..sepertinya lebih  baik ku panggil dia Mr.Kim.

Ia bilang kaya raya? Tunggu..apa kekayaannya masih kurang? Dasar manusia rakus!

“Baiklah..kemarilah Yuri..aku akan memberitahumu tentang misi baru kita

 

 

::::::::::::::::::::::::::::0000000000::::::::::::::::::::::::::::::

 

 

 

Sehun POV

 

 

Jam berapa sekarang? Hash..masih pukul 10.00 KST.Kapan semua ini akan berakhir? Membosankan sekali duduk di bangku sambil menyimak dosen yang sedang menerangkan..hah menerangkan? Tidak..aku bahkan tak mengerti apa yang sedang ia katakan.Tiba-tiba aku memiliki ide cemerlang.Ku lemparkan polpenku ke Kai dan memberikan suatu isyarat padanya.

Ku tunjuk pintu ruangan sambil mengedipkan sebelah mataku.Kai tersenyum lebar,sepertinya ia mengerti tentang apa yang ku maksud.Ku angkat perlahan tas-ku lalu berdiri dan mengendap-endap berjalan keluar agar dosenku tak tau.Ku lihat Kai mulai mengikutiku dari belakang,ia bahkan sempat menjulurkan lidahnya di belakang Mr.Lee yang terkenal galak.

Beberapa mahasiswa memandangi aku dan Kai.Mungkin mereka berharap agar Mr.Lee berbalik dan melihatku tapi sayang,sebelum ia berbalik aku dan Kai sudah sampai di luar dan berlari meninggalkan semua kegiatan kampus yang membosankan ini.

 

 

Author POV

 

 

“Itu sasaran kita” Kris menunjuk seorang pria berponi dan berbaju kuning yang sedang berjalan bersama dengan temannya.Ia acungkan telunjuknya dan tersenyum tipis lalu melirik Yuri yang sedang duduk di sampingnya sambil sesekali memejamkan mata “Turunlah..” Sambungnya lagi.

Yuri mendesah pelan “Mengapa harus aku?” Tanyanya tak mengerti.Kris memegang pundak kekasihnya dan mengecup keningnya.Ia berharap bahwa Yuri akan sedikit releks “Berjuanglah…”

“Tapi…Baiklah” Yuri akhirnya menyerah,Ia sahut tas lengan kecil di dasbor mobil dan berjalan keluar mendekati sosok lelaki yang di tunjuk oleh Kris tadi.

Ia langkahkan kakinya perlahan mendekati ke-dua lelaki itu dan menarik nafas perlahan,ia berdiri tepat di samping seorang lelaki berbaju kuning,tiba-tiba teman dari lelaki itu berbalik dan sepertinya mengatakan sesuatu lalu berjalan pergi.

Kris mulai membuka pintu mobil dan mulai menjalankan tugasnya.Ia berlari kea rah Yuri dan langsung menyeret-nyeret gadis itu mengikutinya “Yakk..lepaskan aku !! Apa yang kau lakukan??” Yuri berusaha melepaskan genggaman lelaki itu “Hei Nona Yuri,kau sudah tidak bisa berkutik lagi.Sudahlah ayo ikut denganku!” Kris semakin mempererat genggamannya.

“Tidak..le lepaskan..akk”

Bukkkk !!!!!!

Kris terlempar ke tanah,seorang lelaki melontarkan sebuah pukulan tepat di muka Kris “Hei  kau,beraninya dengan perempuan ! lawanlah aku,gadis ini bukan tandinganmu” Ujar lelaki itu

“Siall..hei anak ingusan,kau ini masih kecil,kau jangan ikut campur..lebih baik kau segera pulang dan minumlah susu agar kau cepat dewasa”

“Apa kau bilang? Beraninya kau..”

Bukkk !!!!! Lelaki berbaju kuning itu kembali melayangkan sebuah pukulan di wajah Kris,ia pegang kerah baju Kris dan berbisik “Aku bukan anak kecil tuan,pergilah sekarang atau akan ku habisi kau?”

“Sialan kau bocah ingusan ! Aku pasti akan membalasmu nanti!” Katanya lalu berdiri dan berlari dengan sedikit pincang

 

 

Author POV END

 

 

Yuri POV

 

 

Kris.. ku lihat ia berlari dengan sedikit pincang meninggalkan aku dan lelaki berbaju kuning ini,Kris mengacungkan jempolnya padaku ketika lelaki berbaju kuning itu berbalik,wajahnya sedikit lebam akibat di pukul..ahh rasanya aku kasihan sekali

“Nona,kau tidak apa-apa?” Aku terkaget melihat lelaki ini menepuk lenganku,segera ku gelengkan kepalaku sambil sedikit tersenyum “Aku..gwechanna..aku tidak apa-apa” Jawabku segera

“Baiklah…”

“Mmm..terima kasih karena telah menolongku…” Ujarku kepadanya,ia tersenyum dan mengangguk “Baiklah..bagaimana caranya agar aku bisa membalas kebaikkanmu?”

Ia tertawa “Hahaha..sudahlah..tidak usah,oh ya kalau boleh tahu siapa nama nona?” Ucapnya sedikit gugup.Aku mengernyit “Aku…Yuri…maksudku Park Yuri..” dustaku

“Baiklah..aku Oh Sehun..panggil saja aku Sehun..apa nona akan pergi? Aku bisa mengantar nona,maksudku jika nona tidak keberatan”

Aku menggeleng “Ti..tidak..kau menolongku saja aku sudah sangat berterima kasih,aku..aku bisa pergi sendiri..sekali lagi terima kasih Tuan Sehun..”

“Tuan? Jangan memanggilku tuan..panggil saja aku Sehun..tapi baiklah,aku tidak akan memaksa untuk mengantarmu”

“Baiklah..kalau begitu aku pergi dulu..Oh Sehun..sekali lagi terima kasih” Ujarku sambil membungkuk dan berbalik pergi meninggalkan lelaki muda ini.

Drtttt..drrrtt…drrtttt… Ku lihat handphoneku berbunyi,segera ku rogoh saku celanaku dan membuka flip ponselku lalu menempelkannya ke telinga “Halo…baiklah..aku akan segera ke sana..hmmm”

Ku tutup flip ponselku lalu berlari kecil menuju arah sebuah sedan yang sedang terparkir tak jauh dariku.

 

 

 

 

 TBC

Iklan

3 pemikiran pada “Second Seven Part I

TINGGALKAN JEJAK YA^^ .. DON'T BE A SILENT READERS !!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s